K3 Perumda PPJ Ikuti Pelatihan Online Biosekuriti Rantai Pasar Unggas | PERUMDA PASAR PAKUAN JAYA
0 | 0 11 September 2020 | Dilihat: 13 Kali | Cetak

K3 Perumda PPJ Ikuti Pelatihan Online Biosekuriti Rantai Pasar Unggas


K3 Perumda PPJ Ikuti Pelatihan Online Biosekuriti Rantai Pasar Unggas

www.pasarpakuanjaya.co.id Bogor – Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya (Perumda PPJ) Kota Bogor bagian operasional unit mengikuti pelatihan online biosekuriti rantai pasar unggas. Pelatihan yang di ikuti oleh Kepala Urusan Operasional Unit Pasar di dampingi oleh Kepala Sub Bagian Humas, Iwan Arif Budiman ,Kepala Sub Bagian Kebersihan, Ahmad Nur Fauzi serta di hadiri Direktur Operasional Perumda PPJ, Deni A. Wibowo ini diselenggarakan oleh FAO ECTAD Indonesia, Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan Dan Kesehatan Hewan, (Kamis 10 s/d Jumat 11 September 2020).

Pelatihan tersebut menjelaskan tentang menciptakan pasar yang bersih, sehat dan aman. Adapun pengertian tentang pasar sehat itu sendiri yaitu dari segi bangunan, pengelola dan perilaku masyarakat pasar yang berpengaruh terhadap kondisi lingkungan, kondisi bahan/ pangan/ makanan serta kebiasaan/perilaku dipasar akan menjadikan pasar yang sehat, bersih, aman, bergizi dan nyaman. Disini juga dijelaskan bagaimana mengatasi permasalahan kebersihan, yakni dengan membersihkan pasar secara tepat dan rutin, pembagian zona dan tidak ada pemotongan unggas di dalam pasar.

Untuk nyaman kerja dipasar, Perumda PPJ juga harus mempelajari ancaman penyakit dipasar yaitu waspada akan penyakit flu burung, corona virus desease 2019 (covid 19), serta leptospirosis. Biosekuriti adalah mencegah kuman masuk, mencegah kuman menyebar, dan mencegah kuman tumbuh dan berkembang. Biosekuriti sangat penting dalam mencegah tertular penyakit dan mencegah menyebarkan kuman penyakit. Sebagai pengelola pasar, Perumda PPJ wajib menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan pasar serta memisahkan area kotor dengan area bersih untuk mencegah kontaminasi kuman.

Adapun dimasa pandemi seperti ini, tentunya pelatihan ini membahas juga masalah penularan virus covid 19 dipasar. Corona virus desease 2019 (covid 19) adalah penyakit yang disebabkan oleh corona virus jenis baru yang ditemukan di Wuhan, Cina pada desember 2019. Gejala klinis yang dimaksud meliputi demam, batuk pilek, gangguan pernafasan (sesak nafas), sakit tenggorokan serta letih dan lesu.

Adanya enam (6) kunci pencegahan dalam Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) bagi pedagang dipasar, yaitu jangan bekerja jika sakit, selalu menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun, lapak pedagang bersih, adanya pembatas (dagangan satu dengan pedagang lainnya), dan juga selalu menjaga jarak dengan siapapun.

Kepala Sub Bagian Humas Perumda PPJ, Iwan Arif Budiman yang dinobatkan menjadi peserta terbaik dalam pelatihan online ini menyampaikan bahwa pelatihan yang diikutinya ini bisa meningkatkan pemahaman tentang resiko-resiko penyebaran virus dipasar serta membangkitkan kepedulian atau kesadaran masyarakat, pedagang untuk penanggulangan corona. Apalagi dalam pelatihan ini juga peserta diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan narasumber, “Peran petugas – petugas pasar yang proaktif signifikan bisa menjadi pencegahan dan penanganan pandemi virus corona di pasar-pasar,  Petugas pasar bersama para pedagang dan lingkungan setempat  harus bersama – sama perangi pandemi ini,” tutup Iwan.

 

(gft)                                                                                                                                                

 


Author: Admin


Tags:

Bagikan