PDPPJ Sosialisasikan Tarif di Pasar Merdeka | PERUMDA PASAR PAKUAN JAYA
29 | 32 14 Desember 2015 | Dilihat: 1450 Kali | Cetak

PDPPJ Sosialisasikan Tarif di Pasar Merdeka


PDPPJ Sosialisasikan Tarif di Pasar Merdeka

Bogor- PD PPJ (PD Pasar Pakuan Jaya) melakukan sosialisasi tarif sewa pakai dan jasa pelayanan seluruh Pasar dilingkungan PD Pasar Pakuan Jaya (14/12/2015) untuk tahap ke 2, Sosialisasi tahap pertama diselenggarakan di kantor Kelurahan Gunung Batu untuk para pedagang Unit Pasar Gunung Batu dan Unit Pasar Devris pada (10/12/2015). Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Hukum dan Humas Chaerudin, Kepala Bagian Teknik Pembangunan & Pemeliharaan Rully Indrawan, Kepala Sub Bagian Humas Sulhanudin, Kepala Sub Bagian Jasa dan Pemberdayaan Pedagang Guna Gustana, dan Kepala Pasar Merdeka Syam Suarman.

Kepala Bagian Hukum Humas mengatakan PD Pasar Pakuan Jaya merupakan suatu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang diatur dalam Peraturan Daerah kota bogor No 4 tahun 2009 yang memiliki tujuan untuk meningkatkan pelayanan kebutuhan sarana & prasarana pasar yang nyaman , bersih dan teratur, mendorong perekonomian daerah , menunjang pembangunan daerah, meningkatkan profesionalitas dan efisiensi pengelolaan pasar serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kami PDPPJ perlu melakukan penyesuaian tarif untuk meningkatkan PAD dengan dibarengi oleh meningkatnya juga sarana dan prasarana pasar” ujar Chaerudin yang juga sedang mengikuti pendidikan S2 nya dibidang hukum.

Menurut Guna Gustana, Kepala Sub Bagian Jasa Pemberdayaan Pedagang, Penyesuaian tarif ini pada dasarnya memberikan manfaat kepada para pedagang, karena dipergunakan untuk meningkatkan pelayanan sarana dan prasarana pasar, seperti halnya perbaikan infrastruktur pasar, peningkatan pelayanan keamanan, peningkatan pelayanan kebersihan, sehingga penyesuaian tarif ini akan memberikan dampak yang positif bagi pelayanan terhadap pedagang.

 

(rep. GFT ed. HID)

 

 


Author: administrator


Tags:

Bagikan



untuk memberikan komentar silahkan login terlebih dahulu.
{Tidak Ada Komentar}