Do'a Nabi Musa Empat untuk Pertolongan dan Empat untuk Perlindungan | PERUMDA PASAR PAKUAN JAYA
27 | 35 17 Oktober 2016 | Dilihat: 4123 Kali | Cetak

Do'a Nabi Musa Empat untuk Pertolongan dan Empat untuk Perlindungan

PDPPJKOTABOGOR.ID,  Bogor – Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) kembali menggelar pengajian bulanan yang dilaksanakan di Masjid Pasar Bogor, Jum’at (14/10). Ustadz Muhajir Affandi yang menyampaikan ceramah agama pada pengajian tersebut membahas kebiasaan do’a Nabi Daud as. yang senantiasa memohon pertolongan dari empat hal dan meminta perlindungan dari empat hal.

Adapun empat perkara yang diminta oleh Nabi Daud as. dalam do’anya adalah lisan yang senantiasa berdzikir kepada Allah, hati yang senantiasa bersyukur, memiliki badan yang sabar, dan memiliki istri yang membantu dalam urusan dunia dan akhirat.

“Nabi Daud as.  senantiasa meminta kepada Allah swt. agar memiliki lisan yang senantiasa berdzikir mengingat Allah. Karena dengan mengingat Allah hati akan menjadi tentram,” kata Ust Muhajir menjelaskan.

Ust Muhajir juga mengingatka para hadirin untuk selalu bersyukur terhadap segala hal yang terjadi dalam kehidupan dan tidak menghkufuri nikamt Allah. “Saat ini banyak orang yang kurang bersyukur akan hal yang telah dimiliki, sehingga segala cara dilakukan untuk mendapatkan lebih, bahkan dengan cara-cara yang tidak masuk akal sebagaimana yang saat ini sedang heboh,” jelasnya.

Sementara badan yang sabar, lanjut Ust Muhajir, adalah bersabar di ata menjaga semua anggota badan agar tidak melakukan maksiat dan bersabar dalam melaksanakan ibadah kepada Allah.

Adapun empat perkara dalam  do’a Nabi Daud as. untuk memohon perlindungan yaitu: berlindung dari anak yang perilakunya seperti majikan, berlindung dari istri yang membuat beruban sebelum waktunya, berlindung dari harta yang membahayakan, dan berlindung dari tetangga yang bila melihat kebaikan ditutupi, bila melihat keburukan disebarluaskan.

Maksud dari anak yang perlikaunya seperti majikan, kata Ust Muhajir, anak yang memiliki tingkah laku seperti majikan yang sering memerintah orang tuanya. Dan maksud berlindung dari istri yang uban yang membuat uban sebelum waktunya adalah berlindung dari istri yang sering meyakiti hati suami dan suka meminta berlebihan sehingga suami menjadi stress dan ditumbuhi uban sebelum waktunya.

Ust Muhajir menjabarkan makan berlidung dari harta yang membahayakan dengan diawali penjelasan bahwa harta akan diminta pertanggungjawaban cara mendapatkan dan penggunan harta tersebut. “Harta duniawi ada yang membawa nikmat ada yang membawa laknat, sehingga kita memohon perlindungan kepada Allah dari memiliki harta yang membawa laknat,” tegasnya.

Terakhir, Ust Muhajir mengingatkan seluruh pegawai PD PPJ agar tidak menutupi kebaikan tetangga ataupun rekan kerjanya, sementara ketika melihat adanya keburukan tetangga atau rekan kerja disebarluaskan. “Seburuk-buruk tetangga adalah tetangga yang menutup kebaikan kita dan suka menyebarluaskan aib kita kepada orang lain,” katanya.

Dalam pengajian tersebut turut hadir para direksi, pejabat struktural, dan seluruh pegawai PD PPJ.

(hid)

 


Author: Administrator


Tags: Nabi Musa, Perlindungan, Sebuah Doa

Bagikan